seteguk dua teguk es ini membebani hatiku
kuberanikan sebuah tanya keluar,
tanpa kejelasan aku bertanya,
jawaban yang halus dan panjang terlontar
perlahan menusuk hatiku
sangat sakit rasanya
aku bertanya tanya,
waktu, kenapa Kau tidak memberiku cerita yang indah
aku yakin Kau akan menulis cerita yang indah tapi kenapa ketidak adilan yang kau berikan kepadaku
sudah banyak cerita yang Kau buat untuku
sejak saat itu tentunya
tapi tak satupun kau berikan yang aku iyakan
Kau berikan sedikit kacil dan buatku berkesan aku berterimakasih
kini KAu menulis hal yang tidak adil
apakah air mataku ini tak seindah miliknya?
apakah cintaku untuknya masih kurang
hampir hidup matiku saat ini dan untuk seterusnya aku berikan
Kau tak memberikan aku pilihan
inilah yang aku tempuh
asa yang ingin aku capai tak pernah Kau buka
oh Waktu tolong berikan aku cerita indah di penghujung lembaran hidupku
yang kosong tanpa penulis ini
aku menantikannya selalu
aku yakin Kau selalu memberikan akhir yang indah
Waktu mngertilah
cintaku padanya tak seindah dulu
Kau pasti tau
kau yang memberikan aku perasaan ini
perasaan yang bahkan lebih besar dari yang dulu
Waktu aku mencintainya.
sampaikan salamku padanya
salam cinta abadiku padanya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar