Selasa, 11 September 2012

tujuan utama

beranjak dari renungan
bukan hal yang seperti meniup kapas
semuanya jiwa raga nyawa
ikut dalam hal yang suram

jalan yang di ambil selalu berbalik,
tak ada kata sayang rindu dan jatuh cinta
RUSAAAAK!!!

sesimpel itu semua orang berkata, sesimpel itu orang memandang
tak taukah kau pertempuranku?
berlari menyelamatkanmu
hingga kau tak sadar kau telah dibawa pergi penculik itu jauh sangat jauh dari rumahmu,
yang dulu kau hiasi,
yang dulu kau dekorasi,
hingga aku pun hanya bisa bejalan saja,
hingga aku hanya sebuah player
untuk dimainkan mendapatkan memory memory
agar aku bisa mengingatkanmu

hingga kaki ini perih untuk melangkah,
hingga tinggal dagu ini untuk berjalan
mengejarmu akan menjadi tujuan utamaku.

yang seharusnya

senja awal yang indah,
dia yang menggugahku dengan semangat
diam diam menusuk dan membakar kulitku
tanpa kiasan pun aku mengerti dia menerikan kata rindu
menembus kulit daging tulang rusuku dan ke hati..

aku terus berjuang disana,
menahan apa yang ingin ku lihat dan tak pernah aku lihat,
entah apa yang tersirat di jalan suram ini,
waktu mendukung hatiku
untuk lebih terasa dan terasa

senja akhir,
aku bersyukur, aku tak lagi harus berjuang
dan salah apa itu

bulan datang dengan sepoinya
menggigil, dramatis, sunyi
diam diam angin merabaku dan menusukku kata rindu itu sampai lagi

mengerti tak aku dapati
yang sekarang ada kamu disisiku,
tempat aku melepas rindu
sekarang ada kamu menghangatkanku dengan lingkar tanganmu
yang aku minum saat aku haus

itu seharusnya,...