sekilas selalu saja tersiram ratusan liter,
hanya diam senyum senyum seperti orang kesurupan,
hingga habis,
berubah tiba tiba
seperti embun pagi masih segar
satu demi satu jatuh
seperti nasi yang jadi bubur
mesin waktu selalu jadi pemikiran utama
ranum rembulan memadatkan seluruh ragaku
terduduk melihatmu yang kehilangan pandangan terhadapku
aku sudah habis
sudah bukan aku
aku kehilangan
Rabu, 04 Desember 2013
Minggu, 01 Desember 2013
tiba tiba semuanya mati
aduh tiba tiba semuanya mati
ada seseorang? halooo? tolong...
disini gelap, mati semua
seseorang kemarilah, aku masih ingin butuh cahaya
duduk manis, dengan secangkir kopi
kuambil sambil meraba raba,
aku buta karenanya
tolong aku, tiba tiba semuanya mati..
kemari, kemari, kemari, seseorang tolong aku
kemarilah
bawakan aku cahaya, aku ingin melihat cahaya
gelap, tolong aku.
tiba tiba semuanya mati.
ada seseorang? halooo? tolong...
disini gelap, mati semua
seseorang kemarilah, aku masih ingin butuh cahaya
duduk manis, dengan secangkir kopi
kuambil sambil meraba raba,
aku buta karenanya
tolong aku, tiba tiba semuanya mati..
kemari, kemari, kemari, seseorang tolong aku
kemarilah
bawakan aku cahaya, aku ingin melihat cahaya
gelap, tolong aku.
tiba tiba semuanya mati.
Langganan:
Postingan (Atom)