sekilas selalu saja tersiram ratusan liter,
hanya diam senyum senyum seperti orang kesurupan,
hingga habis,
berubah tiba tiba
seperti embun pagi masih segar
satu demi satu jatuh
seperti nasi yang jadi bubur
mesin waktu selalu jadi pemikiran utama
ranum rembulan memadatkan seluruh ragaku
terduduk melihatmu yang kehilangan pandangan terhadapku
aku sudah habis
sudah bukan aku
aku kehilangan
Rabu, 04 Desember 2013
Minggu, 01 Desember 2013
tiba tiba semuanya mati
aduh tiba tiba semuanya mati
ada seseorang? halooo? tolong...
disini gelap, mati semua
seseorang kemarilah, aku masih ingin butuh cahaya
duduk manis, dengan secangkir kopi
kuambil sambil meraba raba,
aku buta karenanya
tolong aku, tiba tiba semuanya mati..
kemari, kemari, kemari, seseorang tolong aku
kemarilah
bawakan aku cahaya, aku ingin melihat cahaya
gelap, tolong aku.
tiba tiba semuanya mati.
ada seseorang? halooo? tolong...
disini gelap, mati semua
seseorang kemarilah, aku masih ingin butuh cahaya
duduk manis, dengan secangkir kopi
kuambil sambil meraba raba,
aku buta karenanya
tolong aku, tiba tiba semuanya mati..
kemari, kemari, kemari, seseorang tolong aku
kemarilah
bawakan aku cahaya, aku ingin melihat cahaya
gelap, tolong aku.
tiba tiba semuanya mati.
Kamis, 26 September 2013
bidadari
Anganku menangkap sesosok makhluk bersayap sepertimu
Makin aku berusaha makin aku ragu
Enggan untuk berhenti, lalu aku munafikkan diriku
Lunglai bulu bulu itu bertaburan di sekelilingku, mengejekku
Indahlah mereka, tapi memang sabar kata yang tepat untuk aku jalani
Aku melanjutkannya denganmu
Anggunnya sesosok seperti engkau bak surga untuk seorang pasangan hidup bagiku
Yang ingin aku serahakan seluruh hidupku
Untukku, sungguh sungguh untukku dimana ku letakkan semuana
Padahal ini untukmu yang baru baru ini melegakan hati yang tertempa sepi, sunyi, hampa.
Makin aku berusaha makin aku ragu
Enggan untuk berhenti, lalu aku munafikkan diriku
Lunglai bulu bulu itu bertaburan di sekelilingku, mengejekku
Indahlah mereka, tapi memang sabar kata yang tepat untuk aku jalani
Aku melanjutkannya denganmu
Anggunnya sesosok seperti engkau bak surga untuk seorang pasangan hidup bagiku
Yang ingin aku serahakan seluruh hidupku
Untukku, sungguh sungguh untukku dimana ku letakkan semuana
Padahal ini untukmu yang baru baru ini melegakan hati yang tertempa sepi, sunyi, hampa.
Selasa, 10 September 2013
halaman baru
angan yang terucap bagi dunia
memiliki dirimu yang begitu indah
enggan untuk berpaling dunia ini
lihat dirimu biasan bidadari
anggukkan dunia
angin hembuskan nyanyiannya
yang merdu dan lembut untukmu
ungka semua misteri surga
pekikkan cahaya yang tiadatara kau lakukan
memiliki dirimu yang begitu indah
enggan untuk berpaling dunia ini
lihat dirimu biasan bidadari
anggukkan dunia
angin hembuskan nyanyiannya
yang merdu dan lembut untukmu
ungka semua misteri surga
pekikkan cahaya yang tiadatara kau lakukan
Senin, 01 Juli 2013
sekali lagi
syukur terucap,
tapi bimbang mendesah lembut
melihatmu baik baik saja
tapi aku berantakan
entah aku yang bodoh atau aku yang berani
mengambil resiko yang mungkin akan aku ulangi lagi
dalam lubang nanti aku akan bersenandung sepi
atau, di atas sini aku menatapmu menari nari
aku siap, aku hanya berpikir ttg kamu nantinya
yang telah lama aku jaga tiba tiba hilang dan pergi
penyesalan yang akan datang menghampiriku
atau semua akan baik baik saja seperti biasa
aku hanya ingin meminjamkan pundakku kepadamu
sekali lagi
tapi bimbang mendesah lembut
melihatmu baik baik saja
tapi aku berantakan
entah aku yang bodoh atau aku yang berani
mengambil resiko yang mungkin akan aku ulangi lagi
dalam lubang nanti aku akan bersenandung sepi
atau, di atas sini aku menatapmu menari nari
aku siap, aku hanya berpikir ttg kamu nantinya
yang telah lama aku jaga tiba tiba hilang dan pergi
penyesalan yang akan datang menghampiriku
atau semua akan baik baik saja seperti biasa
aku hanya ingin meminjamkan pundakku kepadamu
sekali lagi
Rabu, 05 Juni 2013
dia indah dan dia hadir
habis sudah semua sayatan
kamu yang datang dengan segala kotak obatmu
membalut perlahan satu demi satu kisahan yang tersurat
kau robek kisah lama yang terpendam
kau beri sebuah nama disana
namamu yang tercipta perlahan berikan aku bukaan mata lebar
dan ciptakan sebuah senyum untukku bersandar
begitu nyaman
aku telah tentukan pilihan
aku melangkah ke kotak lain
yang tadinya kotak A sekarang kotak B
yang tadinya Bab A sekarang Bab B
dia hadir
seorang yang indah dengan kisah kisahnya dan bertahan
seorang yang kuat dengan mereka yang menjatuhkannya
seorang yang inspirasikan aku sebuah kisah
semoga syair abadi dari kata sayang ditulis olehnya
dan aku akan mencari lagi lembaran lembaran untuku dan dia
dia indah. dia hadir.
kamu yang datang dengan segala kotak obatmu
membalut perlahan satu demi satu kisahan yang tersurat
kau robek kisah lama yang terpendam
kau beri sebuah nama disana
namamu yang tercipta perlahan berikan aku bukaan mata lebar
dan ciptakan sebuah senyum untukku bersandar
begitu nyaman
aku telah tentukan pilihan
aku melangkah ke kotak lain
yang tadinya kotak A sekarang kotak B
yang tadinya Bab A sekarang Bab B
dia hadir
seorang yang indah dengan kisah kisahnya dan bertahan
seorang yang kuat dengan mereka yang menjatuhkannya
seorang yang inspirasikan aku sebuah kisah
semoga syair abadi dari kata sayang ditulis olehnya
dan aku akan mencari lagi lembaran lembaran untuku dan dia
dia indah. dia hadir.
selesai sudah
ketika semua tercipta
dan waktu terus berjalan
rintiknya telah habis
setelah sekian hari dan bulan aku berhenti
basah kuyup
menggigil
lama iya lama
tapi kau tetap berpaling
penghiburku telah pergi
waktunya untuk beranjak
mencari obat untuk demam ini
berharap dengan kebahagiaanmu
ada kebahagiaanku
muak sudah diri ini
yap muak melihatmu
selesai sudah hari hariku
dan waktu terus berjalan
rintiknya telah habis
setelah sekian hari dan bulan aku berhenti
basah kuyup
menggigil
lama iya lama
tapi kau tetap berpaling
penghiburku telah pergi
waktunya untuk beranjak
mencari obat untuk demam ini
berharap dengan kebahagiaanmu
ada kebahagiaanku
muak sudah diri ini
yap muak melihatmu
selesai sudah hari hariku
Jumat, 26 April 2013
indahnya
mentari masih dengan kebiasaannya
menghidupkan cahaya terangnya dengan jalannya
bulan juga,
menerangi cahaya dengan jalannya
dan hari ini aku merasakannya lagi
lantunan melody yang indah dan rapih
seperti pasukan yang berbaris
saling bergantungan dan serempak
indah dan nikmat dirasakan
sebuah kata yang dulu aku kira hidup
ternyata baru sekarang benar benar hidup
sebuah jumpaan denganmu
tak sempat mata ini tertatap
tapi hati ini sudah kau lumpuhkan
dengan kata tak dusta
aku enggan mengelak
memang ini yang aku rasakan
terbang
indahnya jatuh cinta
menghidupkan cahaya terangnya dengan jalannya
bulan juga,
menerangi cahaya dengan jalannya
dan hari ini aku merasakannya lagi
lantunan melody yang indah dan rapih
seperti pasukan yang berbaris
saling bergantungan dan serempak
indah dan nikmat dirasakan
sebuah kata yang dulu aku kira hidup
ternyata baru sekarang benar benar hidup
sebuah jumpaan denganmu
tak sempat mata ini tertatap
tapi hati ini sudah kau lumpuhkan
dengan kata tak dusta
aku enggan mengelak
memang ini yang aku rasakan
terbang
indahnya jatuh cinta
Rabu, 10 April 2013
Akankah Tersampaikan
Hangat sebuah pelukan
menatap sesosok pujaan
yang cantik mempesona senyumnya
Adakah engkau berkenan
diri ini sudah sangat tersiksa haus akan kata sayang
Andai tangan itu aku genggam
elakanmu tak akan mampu melepasnya
Andai hatimu terambil
satu langkahpun kau tak akan mampu
Karena aku mati dalam genggammu mati kaku
karena aku akan menjagamu
dari dunia yang berantakan itu
Andai tak berandai
tapi akupun tak bisa mengelak
kau pun tau
aku tak pantas
masih tak pantas
menatap sesosok pujaan
yang cantik mempesona senyumnya
Adakah engkau berkenan
diri ini sudah sangat tersiksa haus akan kata sayang
Andai tangan itu aku genggam
elakanmu tak akan mampu melepasnya
Andai hatimu terambil
satu langkahpun kau tak akan mampu
Karena aku mati dalam genggammu mati kaku
karena aku akan menjagamu
dari dunia yang berantakan itu
Andai tak berandai
tapi akupun tak bisa mengelak
kau pun tau
aku tak pantas
masih tak pantas
Arti Nama Pujaanku
Lampiran sebuah arti keras
Angin berhembus dalam renungnya
Indah permata sebuah anugerahNYA
Ladang kebahagiaan bagi siapa yang dapat
Aduhai surga miliknya
Indah parasnya
Nan cantik jelita
Gemerlap suasana jiwa
Genangan mata air suci
Indah senyumannya
Lambaikan arti semua pujangga
Hening sebuah dunia
Incar dirimu untuk takluk
Keteguhanmu tiada tara
Manis senyumanmu selalu kalahkan mereka
Anjungan untuk semua pujangga
Warisan tak tergantikan
Anjungan bagi mereka yang juara
Terjamin mati bahagia impian dunia, impian semua
Indah dirimu
Angin berhembus dalam renungnya
Indah permata sebuah anugerahNYA
Ladang kebahagiaan bagi siapa yang dapat
Aduhai surga miliknya
Indah parasnya
Nan cantik jelita
Gemerlap suasana jiwa
Genangan mata air suci
Indah senyumannya
Lambaikan arti semua pujangga
Hening sebuah dunia
Incar dirimu untuk takluk
Keteguhanmu tiada tara
Manis senyumanmu selalu kalahkan mereka
Anjungan untuk semua pujangga
Warisan tak tergantikan
Anjungan bagi mereka yang juara
Terjamin mati bahagia impian dunia, impian semua
Indah dirimu
Minggu, 07 April 2013
Namanya Terlihat di sini
L.... namanya
Acuh tentang apapun yang menghadangnya
Indah senumna dalam hanyutan sang surya
L.... namanya
Anggun dalam pelukan sang rembulan
Indah parasnya pula
Nancantik jelita
Gemerlap sang bintang habis
Gemerlap lampu di kota hanyut
Indahnya tiada tara
L.... namanya
Henning dunia dalam genggamannya
Ingin dunia balik menggenggam
Kepada seluruh umat
Maka dirinya yang paling luar biasa
Adakah yang berkenan
Wahai pujangga dirinya bidadari
Ada yang berkenan? semua berkenan
Tinggal siapa juaranya, memenangkannya
Indah dirinya tiada tara
Acuh tentang apapun yang menghadangnya
Indah senumna dalam hanyutan sang surya
L.... namanya
Anggun dalam pelukan sang rembulan
Indah parasnya pula
Nancantik jelita
Gemerlap sang bintang habis
Gemerlap lampu di kota hanyut
Indahnya tiada tara
L.... namanya
Henning dunia dalam genggamannya
Ingin dunia balik menggenggam
Kepada seluruh umat
Maka dirinya yang paling luar biasa
Adakah yang berkenan
Wahai pujangga dirinya bidadari
Ada yang berkenan? semua berkenan
Tinggal siapa juaranya, memenangkannya
Indah dirinya tiada tara
Jumat, 18 Januari 2013
aku harus menemukannya
akku harus membeli yang baru
ini sudah habis, ya kan?
tak ad tempat
aku yakin tak anak ada yang menjual
akan aku buang pasti
akan aku bakar
tinggal menuliskan lagi
semoga aku menemukannya
menemukan tempat kosong dan suci
dan akan aku nodai dengan tinta
mencoretkan kata, kalimat, bait
sebuah cerita, cerita baru
ini sudah habis, ya kan?
tak ad tempat
aku yakin tak anak ada yang menjual
akan aku buang pasti
akan aku bakar
tinggal menuliskan lagi
semoga aku menemukannya
menemukan tempat kosong dan suci
dan akan aku nodai dengan tinta
mencoretkan kata, kalimat, bait
sebuah cerita, cerita baru
Selasa, 15 Januari 2013
kenyataan yang pahit
dan sang layar menatapmu hari ini
masih seperti biasa
gula, bidadari, dan anak kecil yang penasaran
kamu manis, cantik dan lugu
di balik secarik kain itu
aku yakin ada keajaiban dunia ini
jika kamu sudah melengkungkannya kebawah
entah pejantan mana yang tak mabuk olehnya
dan malam ini aku persembahkan
sebuah bunga tidur tentangmu
dan cerita yang sesuai dengan nyata ini adalah
aku tak dapat menggapaimu
aku berhenti dalam mimpi,
hanya bisa bermimpi
asa yang terbuang sia sia
kenyataan yang pahit
masih seperti biasa
gula, bidadari, dan anak kecil yang penasaran
kamu manis, cantik dan lugu
di balik secarik kain itu
aku yakin ada keajaiban dunia ini
jika kamu sudah melengkungkannya kebawah
entah pejantan mana yang tak mabuk olehnya
dan malam ini aku persembahkan
sebuah bunga tidur tentangmu
dan cerita yang sesuai dengan nyata ini adalah
aku tak dapat menggapaimu
aku berhenti dalam mimpi,
hanya bisa bermimpi
asa yang terbuang sia sia
kenyataan yang pahit
Senin, 14 Januari 2013
tasbih dan miras
usaha yang penuh asa
tak lagi terlintas
dan tak lagi mendekatinya
entah itu dari jiwa
atau dari pandangan
jika semua terlewatkan,
aku hanya diam
mengingat bajingannya diri ini
dan melihat bijaksana dirimu
bak tasbih dengan sebotol miras
malaikat dan setan
sejauh dosa dengan surga
mungkin mimpi
tak ada yang mungkin
tentang mawar yang terurai lebat di hatiku
dan bila tersampaikan
Tuhan adalah Zat yang paling Mulia
tak lagi terlintas
dan tak lagi mendekatinya
entah itu dari jiwa
atau dari pandangan
jika semua terlewatkan,
aku hanya diam
mengingat bajingannya diri ini
dan melihat bijaksana dirimu
bak tasbih dengan sebotol miras
malaikat dan setan
sejauh dosa dengan surga
mungkin mimpi
tak ada yang mungkin
tentang mawar yang terurai lebat di hatiku
dan bila tersampaikan
Tuhan adalah Zat yang paling Mulia
Sabtu, 12 Januari 2013
ujung itu engkau
ujung, apa menurutmu?
jauh?
dekat?
tinggi?
pendek?
tidak...
ujung itu senyuman
ujung itu indah
ujung itu memabukan
ujung itu kembang baru
ujung itu cinta
senyumnya seindah surga paling terang
indah bak tata surya yang luas
mata yang se keras arak
sebuah belaian yang tak tertampilkan
ujung itulah engkau,
engkau itulah bidadarinya..
jauh?
dekat?
tinggi?
pendek?
tidak...
ujung itu senyuman
ujung itu indah
ujung itu memabukan
ujung itu kembang baru
ujung itu cinta
senyumnya seindah surga paling terang
indah bak tata surya yang luas
mata yang se keras arak
sebuah belaian yang tak tertampilkan
ujung itulah engkau,
engkau itulah bidadarinya..
Jumat, 11 Januari 2013
Sebuah Jarak Yang Tak Kunjung Sanpai
Lembut belai sang peri
Dalam cinta yang tak terhubung
Aku dibawah kamu diatas
Berjarak benar benar jauh
Terlalu jauh untukku berusaha
Berjuang
Untuk sebuah genggaman sejati
Tanpa sebuah bantahan
Tertutup senduhan malam
Mereka menyebut
Iblis...
Bidadari...
Andai jalan ini lebih mudah mungkin sejati cintaku melekatmu
Aku di bawah kamu di atas
Sebuah jarak yang tak kunjung sampai
Dalam cinta yang tak terhubung
Aku dibawah kamu diatas
Berjarak benar benar jauh
Terlalu jauh untukku berusaha
Berjuang
Untuk sebuah genggaman sejati
Tanpa sebuah bantahan
Tertutup senduhan malam
Mereka menyebut
Iblis...
Bidadari...
Andai jalan ini lebih mudah mungkin sejati cintaku melekatmu
Aku di bawah kamu di atas
Sebuah jarak yang tak kunjung sampai
Langganan:
Postingan (Atom)