rentang tangisan yang kian tertawa
tiada kisah tanpa pena yang terus tergerakan tintanya
hingga semua itu terhenti oleh waktu yang terus meminta
akan ada hari seperti itu tanpa hari ini dan besok
mencipta, ingin akan hari hari yang luarbiasa
yang kembali aku bisa merasakannya
tatapan mata seindah bidadari murni tiada hitam
mega tak ber tuan
aku kembali dalam sebuah keindahan
menggenggam sela sela jemari yang tak terikat apapun
saling memikir ikatan
tiada kata yang akan terucap ketika semua menjadi canggung
hingga senyuman yang saling terlempar
sebuah janji kecil sebagai pembuka
hiasan dengan bingkai yang terdidik
aku selalu tergigit oleh waktu
yang memaksaku seperti ini
tanpa keadilan yang lalu
aku terisak tanpa apapun yang kemudian semuanya normal
sebuah bidadari yang sangat sangat.............
kiasan tak bertuan
aku mencintainya...
indah senyuman tanpa hiasan.
yang akan terus ada bersama aku yang selalu ada untuknya
yang selalu tercipta hingga dia sedih dan aku memeluknya...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar