Minggu, 04 Maret 2012

renungan pagi, bulan dibalik sang mega

renungan mentari yang datang perlahan
semakin terangkat semakin terang,
datang seperti biasa,
sesuai putaran alam,

renungan hangat yang selalu terikrar,
pagi indah yang selalu terbayang
takan pernah terhenti walau sejenak
seharian terus membayang

hanya itu kiasan sang pujaan
senyum manis tanpa arti
penuh tanya yang mendalam
hingga mentari terdian dan pergi

bulan menggantikannya,
yang bersembunyi dibalik sang mega yang gelap
ada apa?
kenapa denganmu?

aku harap kamu baik baik saja
takan ada masalah, takan ada apapun,
aku terikat denganmu, tapi aku tenang terenung
takan bergerak sebelum kau menggerakanku

aku akan terus seperti ini sebelum kau menggerakanku
dan ketika semua telah biasa
aku akan mandiri
dengan merangkai bunga di hatimu lagi..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar