suatu hari ada seorang pemuda, dia disuruh mencari bunga yang paling dia sukai di taman oleh gurunya, untuk diberikan kepada gurunya.
saat iya mulai mencati di tengah taman, dan saat dia menemukan satu, ia petik bunga itu, saat dia melihat kedepan, ada bunga yang lebih bagus, dia jatuhkan bunga tadi, kemudian dia ambil bunga kedua, dia melihat lagi, dia menjatuhkannya lagi, dia melihat kedepan lagi, ada lagi yang lebih bagus, hingga akhirnya dia kelelahan, saat bunga terakhir, dia sadar bunga itu tak lebih bagus dari bunga yang awal, kemudian dia mencari bunga yang awal lagi, ternyata bunga itu sudah diambil oleh orang lain.
dia kembali kapada gurunya sambil menangis.
saat kembali sang guru bertanya.
"kenapa kamu menangis, dan mana bunga yang paling kamu suka?"
pemuda itu memohon maaf kepada sang guru sambil menangis, dia menjelaskan kejadiannya.
sang guru memaafkannya sembari tertawa.
"ini dia bungamu yang pertama kamu ambil." sambari memberikan bunga.
sang pemuda tertawa.
"ingatlah kita tak akan pernah menemukan cinta sejati jika kita terus mencari yang lebih sempurna dari pasangan kita, karena yang berakhir adalah penyesalan." kata sang guru sambil tersenyum.
pemuda itu mengiyakan dan menciumi bunga tadi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar