Selasa, 15 Mei 2012

malam sepi

terkikis oleh senandung malam
yang kembali dalam sebuah cerita terpaksa
mengingatkan sesuatu yang sebenarnya tak teringini
hanya nyanyian yang membuatku tenang
tapi suara itu mengganggu
sebuah tekukan kepala membuatku tak bisa,
dan lebih merusak, maka ku perbaiki
dan asa yang tercipta adalah kembali pulih seperti dulu tapi cerita sendiri
tertarik pada kisah nyata dari sang bulan
bersenandung tanpa hiasan
murni dan penuh tanpa ada sambungan
semuanya penuh asa
bersayap bebas untuk terduduk diam dan sepi
maka waktulah pelengkapnya, dan harus dikendalikan
maka artian hatilah kewajiban, untuk saling di mengerti
maka cintalah abadi

ke agungan yang tercipta berkatmu
ke besaran ini untukmu
dan malam ini memikirkanmu

kenyataan pahit tetap harus di jalani
aku berada dalam kenyataan yang pahit itu
pertahanan, itu hanya kisah yang akan aku tulis melawan waktu

dan untuk yang terkasih selamat malam pada duniamu
kata sayang tentunya untukmu
cinta ini kekal abadi padamu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar