padahal hanya sebuah serbuk, yang diberikan diatas kertas
mampu mengurangi rasa yang membunuhku ini sedikit demi sedikit
padahal hanya sebuah foto, yang membuatku ingin melakukan sesuatu dengan itu
dan hal itu membuatku merasakannya lebih berkurang tapi masih menyiksa
satu minggu ini rasanya seperti telah melewati janji kita
rembahlah gelisah tetang apa, dimana kapan
sedang apa, bahagiakah, sudah makan
beberapa pertanyaan yang ingin aku sampaikan melalui apapun agar kau mengerti...
dan ketika aku mulai menikung pada jalan itu
tidaklah terobati, semakin terpikirkan dan terpikirkan teruuuus menerus.
hanyalah mimpi yang sejenak memberikan arti.
ttg pertemuan tak berarti dan hanya sejenak..
jika hanya dimimpi saja kita akan bertemu, aku ingin selamanyaaaaaaaa tertidur
agar kau mengerti...
maka terianglah sebuah hati jika kau ingin mengulang semuanya
dan maka hanya ada kamu dan aku disini
dan maka kita akan bahagia selama lamanya
dan jika tidak akan aku buat seperti itu walaupun itu harus dengan nyawaku.
asalkan kamu bahagia maka matikulah tersenyum
dan agar kamu mengerti, aku sayang padamu, rindu padamu, dan mencintaimu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar