Senin, 30 Januari 2012

secangkir..

dingin, adalah rasa
yang merambat di lapisan luar ini
seakan hati ini juga,

hanya secangkir kopi
yang menemani kehangatanku

seperti rimba, hanya aku sendiri dan cangkir ini
sangat sepi, tak ada dirimu lagi
terkisah dan tersirat di bait akhir
tak ada apa apa, saat aku terkedip
kau lenyap begitu saja
bahkan kopi ini belum dingin
sunyi tanpa suara tanpa ingatan

yang terkasih
dimana kau berada
apakah kau baik baik saja
aku harap kau hangat disana
damai dan bahagia

lukislah slalu senyum manis mu
di peta tak tergambar
entah....
tetaplah tersenyum

aku menunggumu disini
aku menunggu kepulanganmu
aku sayang dan rindu padamu kasih..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar