mendung meratapi sebuah kisah indah
yang kian terniang di telingaku
kata demi kata terucap
membentuk kata, kalimat, bait, cerita
tanpa ada hati aku melingkupi ini
merengutlah wajahmu
dan menangislah aku
dendam benci terlimpah dalam hati
tanpa kiasan yang berarti
aku ingin menemuinya
menjadikan ini jelas.
yang tak kuasa ini,
melihat semua hal tetang apalah arti yang kau pelajari saat ini
hanyalah sakit yang kau rasakan
tanpa adahal yang aneh lagi
terkisahlah lagi keperdulianku terhadap orang yang akusayangi
yang meciptakan dua hingga satu kata besar untuknya
tanpa rindu berarti aku telah tiada
maka dengan rindu aku masih hidup.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar