sering hati ini terkelebat angin malam yang dingin
memeluk hangat ribuan rajutan kasih sayang
semerbak hati mengingat semua warna biru hari kemarin
maka melengkung naik raut ini dan hati yang menjadi kuning
meminjakan kaki yang teramat sunyi bagiku
dengan penuh asa yang ingin aku wujudkan
dengan penuh rimbunan do'a dan permohonan tertuang
bersujud dihadapanNya yang telah selalu ada untuk umatnya
dan demi cinta
aku menyayanginya
aku merindukannya
aku memujanya
aku menginginkannya
bahagia bersamaku selamanya
memeluk sebuah bintang, terhambus sebuah impian
kini hanyalah nasi sepiring tanpa lauknya
tampak tak sempurna
sama seperti aku yang tanpamu...
kurang sempurna....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar